Jumat, 02 November 2012 0 komentar

Siswa indonesia terbaik di AS

Mengenyam pendidikan tinggi di sekolah bergengsi di luar negeri dengan prestasi cemerlang tentunya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Itulah yang dicapai oleh seorang remaja putra asal Indonesia berusia 17 tahun, Hartadinata Harianto. Remaja kelahiran 21 April 1994 ini menjadi satu-satunya orang Indonesia peraih IPK sempurna, yakni 4.0 di Bard High School Early College (BHSEC). Sekolah terkemuka di New York, AS ini merupakan sekolah favorit dan menerapkan sistem akselerasi atau percepatan.
Untuk diterima sebagai siswa sekolah yang didanai Bill dan Melinda Gates Foundation tersebut tidaklah mudah. Persyaratan yang harus dipenuhi beraneka ragam dan bertaraf sulit, mulai dari nilai, ujian esai, matematika, dan sebagainya. Namun Harta, begitu penggemar ping-pong ini akrab disapa, mampu mengalahkan pendaftar lain yang mencapai 6.000-8.000 orang.

0 komentar

memahami gaya belajar

Gaya Belajar
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Anda dapat memahami dengan lebih baik di bawah bimbingan salah satu instruktur dibandingkan dengan instruktur lain  dalam subjek yang sama persis? Jawabannya adalah hal itu bisa terletak pada cara instruktur menyajikan informasi dan jenis gaya belajar yang melekat pada diri Anda. Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda dan bisa belajar dengan lebih baik melalui cara-cara yang berbeda.
Memahami gaya  belajar yang Anda miliki  adalah cara terbaik untuk memaksimalkan proses belajar di kelas.  Setelah Anda menemukan gaya belajar Anda dan mengetahui metode terbaik untuk membantu Anda dalam belajar melalui gaya itu, Anda akan terkejut bila mengetahui betapa Anda dapat berkembang dengan pesat di dalam kelas, bahkan di mata pelajaran yang sebelumnya Anda anggap susah dan rumit.

0 komentar

Tekhnologi Tercanggih di Dunia

1. 360º 3-D Holographic Displays



ZCam™ merupakan kamera video yang bisa merekam informasi hingga ke dalam bagian objek (yang biasa digunakan untuk membuat model 3D) video dan kemudian diproduksi oleh 3DV Systems. Teknologi ini berbasiskan prinsip "Time of Flight". Pada teknik ini, data ukuran 3D didapatkan dengan cara mengirim gelombang infra merah ke dalam scene video dan mendeteksi cahaya yang direfleksikan oleh permukaan objek pada scene video. Dengan menggunakan variabel waktu yang ditempuh oleh gelombang infra merah untuk mencapai objek target dan saat kembali, jarak bisa dihitung dan kemudian digunakan untuk membuat informasi 3D dari semua objek pada scene.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
;